Minggu, 30 Mei 2010

4 Cara Menghasilkan Uang Dari Blog

Ada banyak cara mendapat dolar dari blog. Saking banyaknya, mungkin saja Anda bingung memilih cara mana yang terbaik bagi Anda. Namun, jangan khawatir, di bawah ini ada 4 cara mendapat dolar yang bisa dicoba bagi blog yang notabene pemula dalam urusan mendapat dolar dari blog. Keempat cara ini sedang saya coba, karena memang saya pemula. Sekadar catatan, keempat cara ini memfokuskan pada cara mendapat dolar, bukan pada cara mendapat banyak dolar dari blog.

1. Program Afiliasi

Pada dasarnya program ini menawarkan produk, baik barang maupun jasa. Umumnya, pihak pemiliki produk akan membayar pemilik blog dengan sistem bagi hasil berdasarkan prosentase produk yang terjual. Salah satu Ccntohnya adalah afiliasi amazon.

2. Program paid review

Mekanismenya sebagai berikut: pemilik blog mendaftarkan blognya kepada suatu broker paid review. Bila disetujui, pemilik blog itu akan diberi tugas membuat review di blognya mengenai produk dari klien broker tersebut. Contoh broker paid review adalah reviewme, blogsvertise, sponsoredreview, dan payperpost.

3. Iklan langsung

Pemilik blog menyediakan ruang tempat banner dipasang bagi para pengiklan. Bila si pengiklan tertarik memajang iklannya, maka dia harus membayar sejumlah dolar yang ditetapkan oleh si pemilik blog.

4. Program dibayar per klik

Pemilik blog harus mendaftar dan disetujui oleh broker adsense. Selanjutnya pemilik blog akan dibayar berdasarkan click through rate dan click per cost dari suatu iklan yang tampil di blognya. Pemain terbesar program ini adalah Google dengan layanannya berupa Google Adsense. Shoemoney bisa meraup ratusan ribu dolar dari program ini.


Artikel Lain:

Page Rank Atau Alexa Rank?

Page Rank Ataukah Alexa Rank?

Sejauh yang saya ketahui, blog tidak bisa dipisahkan dari page rank dan alexa rank. Page rank merupakan ukuran kepopuleran suatu blog yang diberikan oleh Google, adapun alexa rank adalah ranking trafik (jumlah pengunjung dan jumlah halaman yang dilihat) yang diberikan oleh alexa.com. Pertanyaan yang sering saya ajukan pada diri sendiri adalah lebih penting mana: page rank atau alexa rank?

Menurut saya:
1. Alexa rank menentukan jumlah penghasilan seorang blogger
. Semakin bagus nilai alexa suatu blog (di bawah 50,000), makin banyak pengiklan yang memasang iklan.\
2. Alexa rank menunjukkan keaktifan seorang blogger
. Semakin aktif dia meng-up date dan berinteraksi dengan blogger lain, semakin bagus juga nilai alexa-nya. Saya beberapa kali melihat blog ber-PR 3, namun postingan terakhirnya setahun yang lalu.

Atas dasar dua alasan itulah, target 6 bulan pertama saya adalah menaikkan nilai alexa di bawah 100 ribu. Harapannya dengan nilai alexa di bawah 100 ribu, saya bisa memonetisasi blog ini dengan afiliasi atau adsense sehingga bisa menjadi sumber penghasilan pasif bagi saya.

Ngomong-ngomong, bagaimana menurut Anda, lebih penting page rank ataukah alexa rank? Mohon sharing pendapat dengan menuliskannya di kolom komentar di bawah.


Artikel Lain:
Syarat menjadi Blogger Profesional

Syarat Menjadi Blogger Propesional

Bagi sebagian orang, ngeblog dijadikan sebagai profesi untuk mencari uang. Mereka adalah para blogger profesional. Diukur dari sisi penghasilan, tentunya blogger profesional jauh lebih banyak penghasilannya daripada blogger amatir.

Coba Anda bandingkan pesepak bola profesional dengan pesepak bola amatir. Tentu pesepakbola profesional lebih besar penghasilannya daripada pesepak bola amatir. Nah, jika Anda tertarik menjadi blogger profesional, 11 syarat ini harus Anda ketahui.

1. Waktu. Blogger profesional harus memiliki waktu mengelola blognya. Bukan hanya penting untuk membuat postingan bagus, waktu juga penting untuk berinteraksi dengan blogger lain, mengumpulkan informasi, melakukan riset online, blog walking, dan sebagainya.

Kok bisa ShoeMoney ngeblog hanya kurang 1 jam tiap harinya, sementara penghasilannya ratusan ribu dolar per bulannya? Menurut saya, ini karena jam terbang. Saya yakin saat pertama merintis karirnya dia menghabiskan banyak waktu untuk mengelola blognya.

2. Keahlian. Blogger profesional harus memiliki keahlian (kepakaran) di topik yang dipilihnya. Misalnya, bila ia memilih topik afiliasi, maka dia harus ahli di bidang tersebut. Selain dipercaya pembacanya, ia juga punya autoritas di bidang tersebut. Yang perlu dicatat, keahlian ini hasil dari belajar berkesinambungan (continuous learning).

3. Minat terhadap topik yang dipilih. Dengan minat, semua aktivitas akan menyenangkan.

4. Kemampuan menulis. Blogger profesional harus memiliki kemampuan menulis yang baik dilihat dari tata bahasa, alur cerita tulisan, dan kemudahan tulisannya dimengerti pembaca. Kemampuan ini tidak harus sebaik sastrawan atau pujangga, minimal tulisannya dipahami pembaca.

5. Pengetahuan teknis ngeblog. Disukai atau tidak, blog itu berbasis content management software. Blogger profesional harus memiliki kemampuan dasar mengenai database, transfer domain, script, plugin, dan lain-lain.

6. Pengetahuan ngeblog. Blogger profesioanal harus tahu dasar-dasar ngeblog antara lain bagaimana menggunakan trackback, ping, SEO, social bookmarking, twitter, RSS feed, face book, podcast, you tube, dan autoresponder.

7. Kemampuan mendesain blog. Desain blog sangat penting terhadap kesuksesan blog. Tentunya konten adalah rajanya. Namun, desain blog yang unik, cepat diakses, dan sistem navigasi yang informatif, akan membuat kesan pertama yang menggoda bagi pengunjungnya. Oleh karena itu, blogger profesional sudah selayaknya mengetahui dasar-dasar HTML, CSS, dan optimisasi blog.

8. Pengetahuan bisnis/marketing. Blogger profesional harus memiliki kemampuan bisnis dan cara memasarkannya. Semakin baik memasarkan blog atau produknya, semakin besar peluang mendapat trafik dan uang. Secara sederhana, blogger profesional harus punya pola pikir pebisnis.

9. Kreatif dan Inovatif. Kreatif artinya memiliki daya cipta, sementara inovatif adalah menemukan hal baru. Kreatif dan inovatif akan membuat blogger profesional mampu membuat tulisan berkualitas, menemukan cara baru untuk mempromosikan blog atau produk, dan menemukan cara baru monetisasi.

10. Memiliki jaringan (network). Prinsip sederhananya, blogger profesional memiliki hubungan baik dengan blogger lain. Terlebih hubungan baik dengan blogger papan atas. Tentunya, hubungan ini bersifat win-win solution (tidak ada yang dirugikan). Update: lihat Cara Membangun Networking yang Salaing Menguntungkan.

11. Kemampuan berkomunikasi. Blogger profesional setidaknya mengerti bahasa Inggris karena postingan bermutu dari blogger top yag ditulis dalam bahasa Inggris atau mungkin saja berinteraksi dengan blogger luar negeri.

Wah, ternyata banyak juga ya syarat menjadi blogger profesional. Bila memungkinkan, dalam 5 tahun ke depan saya juga ingin menjadi blogger profesional. Selain bisa tinggal di kota besar yang koneksi internetnya baik, saya juga bekerja untuk diri sendiri. Saya karyawannya, saya juga bosnya.

Namun, untuk saat ini, saya memilih dulu menjalani pekerjaan sekarang sebagai karyawan karena beberapa pertimbangan. Bagaimana dengan Anda, apakah ada keinginan menjadi blogger profesional?


Artikel Lain
Ide Untuk Artikel Blog
Kacamata 3D Khusus Untuk PC
Panduan Membuat Blog Canggih