Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Maret 2008

Mulailah Bisnis, Jangan Pedulikan Hasil

Mulailah Bisnis, Jangan Pedulikan Hasil

Bisnis Zaman sekarang sangat kompetitif, dimana semua para entrepreneur beberpikiran dengan modal yang kecil menghasilkan keuntungan yang sebesar-besarnya dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Dan disana juga mereka akan jatuh kedalam mimpi-mimpi disiang bolong yang mengatakan bahwa dengan mengikuti sebuah rsaing hanya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Sebagian Orang tidak memperdulikan Proses

Demikian juga dalam dunia Online Bisnis, banyak orang-orang yang sistem yang sudah terbukti, sistem yang akan menjadikan Anda kaya, dan sistem yang menjual impian Anda sendiri.

Kenapa bisa sampai terjadi hal yang demikian?

Masih juga belum belajar dari pengalaman. Sampai kapan Anda harus berada didalam siklus mencapai hasil maksimal dalam tempo yang sesingkat-singkatnya tanpa memperdulikan proses seperti apa yang Anda jalankan nantinya.

Berpindah dari lubang yang satu ke lubang yang lain

Salah satu kecenderungan lainnya adalah sering kali saya melihat orang-orang pemain bisnis online selalu menggali lubang yang sama dan mengikuti lubang-lubang kesempatan yang tidak tentu arahnya kemana dan tidak jelas.

Kenapa Orang-Orang yang hanya mementingkan Hasil?

#1 Faktor Intelektual

Kurangnya upgrade pengetahuan akan Internet dan Informasi Teknologi sangat mempengaruhi kemajuan bisnis Anda. Dan akan berlaku hukum rimba, dimana orang-orang yang kreatif dan selalu menerapkan skill mereka yang akan membuat Anda mengikuti proses mereka.

#2 Faktor Biaya

Sering kali saya temui orang-orang yang merasa terbelakang hanya karena mereka tidak punya modal untuk memulai kegiatan bisnis mereka.

Oleh karena itu mereka cukup gampang terpengaruh oleh sistem-sistem yang hanya membutuhkan modal yang kecil dengan iming-iming menjadi KAYA.

#3 Faktor Pengetahuan Bahasa

Hal ini yang sering terjadi, pada saat mengembangkan relasi bisnis secara Online, Anda hanya bisa mendapatkan ilmu pengetahuan tentang bisnis online hanya dari orang-orang yang mendapatkan informasi dari situs-situs bule (Bahasa Inggris).

Sebenarnya di dunia internet banyak sekali rahasia-rahasia bisnis yang terpendam di situs-situs berbahasa Inggris.

Hanya karena para pelaku bisnis online tersebut tidak mengerti Bahasa Inggris, maka mereka hanya mendapatkan ilmu dari orang-orang yang mengerti.

#4 Faktor Kemalasan

Ini yang kadang-kadang membuatku kesal, jelas-jelas kesempatan emas ada didepan mata.

Sesuatu yang sulit dalam pencapaian kesuksesan adalah suatu proses bisnis yang benar-benar membutuhkan ketekunan

Banyak orang-orang membuang kesempatan yang ada didepan mata hanya karena mereka tidak tekun menjalaninya.

#5 Faktor Inisiatif

Mereka yang melihat orang-orang yang sudah sukses, mereka hanya saling iri mengiri, gosip menggosip, dan tidak ingin melihat lebih detail mengenai bagaimana sebenarnya proses yang dialami orang sukses tersebut.

Anda sudah jelas-jelas tahu bahwa untuk mengetahui proses yang dilakukan orang-orang sukses tersebut dibutuhkan inisiatif untuk bergerak, melangkah, dan mencari tahu prosesnya.

Kamis, 31 Januari 2008

Bahaya bersikap Pesimis

Bahaya bersikap Pesimis

Bersikap pesimis memang tidak pernah menguntungkan. Ada beberapa catatan sejarah yang menunjukkan bahwa banyak juga orang besar atau para ahli pada masa lalu yang sebenarnya adalah orang-orang yang memiliki sikap optimis, ternyata pernah juga menunjukkan sikap pesimis akan impian atau akan sesuatu cita-cita yang saat itu memang dianggap tidak masuk akal atau tidak mungkin.

Dikemudian hari mereka pasti merasa malu dengan sikap pesimis yang pernah mereka lontarkan karena hal yang sebelumnya mereka sangsikan atau mereka pikir tidak mungkin, akhirnya justru menjadi kenyataan yang terwujud. Apa yang sebelumnya dinilai mustahil ternyata bisa menjadi sebuah kenyataan yang luar biasa.

Berikut ini beberapa catatan diantaranya;

"Telepon, tidak bisa dipertimbangkan sebagai alat komunikasi. Alat ini tidak ada nilainya bagi kita." (Memo rapat di Western Union, 1876.)

"Kotak musik tanpa kabel, tidak ada bayangan tentang nilai komersilnya. Siapa yang mau bayar untuk pesan yang dikirim nggak jelas kepada siapa?" (Rekan David Sarnoff mengomentari niatnya untuk berinvestasi di bisnis radio, 1920-an.)

"Siapa sih yang mau mendengarkan seorang aktor berbicara?" (HM Warner, Warner Bros, sesaat sebelum berakhirnya era film bisu, 1927.)

"Kami tidak suka suaranya. Lagian musik dengan gitar akan segera berakhir" (Decca Recording Company menolak The Beatles, 1962.)

"Mesin terbang yang lebih ringan dari udara itu mustahil." (Lord Kelvin, presiden Royal Society, melecehkan wacana manusia bisa terbang, 1895.)

"So we went to Atari and said, 'We've got this amazing thing, even built with some of your parts and what do you think about funding us? Or we'll give it to you. We just want to do it. Pay our salary, we'll come work for you.' They said 'No'. Then we went to Hewlett-Packard; they said, 'We don't need you. You haven't got through college yet'." (Pendiri Apple Computer Steve Jobs saat menawarkan komputernya kepada Atari dan HP.)

"Mengebor untuk minyak? Maksudmu mengebor ke dalam tanah dan mencoba untuk menemukan minyak? Gila kamu." (Ahli bor yang diminta Edwin L Drake untuk menjalankan proyek pengeboran minyak yang pertama, 1859.)

"640K mestinya cukup untuk siapapun." (Bill Gates, Microsoft, mengomentari memori komputer, 1981.)

"Kamu tidak akan kemana-mana nak. Kamu akan kembali menyupir truk." (Jim Denny, Grand Ole Opry, menolak Elvis Presley setelah penampilan pertamanya.)

"Maaf tuan Kipling, Anda tidak tahu bagaimana harus berbahasa Inggris." (Editor San Francisco Examiner, menolak cerpen dan puisi Rudyard Kipling.)

"Komputer masa depan beratnya tidak akan lebih dari 1,5 ton." (Majalah Popular Mechanics, meramalkan kemajuan komputer, 1949.)

"Saya rasa, ada pasar dunia untuk lima komputer." (Thomas Watson, chairman IBM memprediksi pasar komputer dunia, 1943.)

"Tapi, apa bagusnya?" (Insinyur di Advanced Computing Systems Division of IBM, mengomentari penemuan micro chip, 1968)

"Tidak ada alasan mengapa orang harus punya komputer di rumahnya." (Ken Olson, pendiri Digital Equipment Corp, 1977.)

"Pesawat udara itu mainan yang bagus, tapi tidak ada gunanya untuk militer". (Marechal Ferdinand Foch, profesor strategi militer, sebelum pesawat tempur diciptakan.)

catatan sejarah yang lain;

Sejarah membuktikan !

Tahun 1895 Lord Kelvin (ahli matematika Inggris dan ahli fisika, president of the British Royal Society), membuat fatwa : Mesin terbang yang beratnya lebih besar dari udara adalah mustahil.

Tomas Edison di tahun yang sama (1895) juga sudah angkat tangan mengatakan "Semua kemungkinan untuk pembuatan pesawat terbang sudah sangat melelahkan, sekarang saatnya kita berpikir untuk hal yang lain".

Manusia tidak akan bisa terbang dalam limapuluh tahun kedepan, kata Wilbur Wright kepada saudaranya Orville Wright tahun 1901

dan,

Di tahun 1903, Wright bersaudara TERBANG !!

Kesimpulannya :

- Jangan bilang tidak jika kita belum mencoba
- Jangan pesimistis karena "imposible is nothing"
- Impian yang tidak masuk akalpun ternyata bisa terwujud
- Jangan dengarkan kata-kata orang yang melemahkan semangat Anda
- Jika anda optimis dan terus mencoba anda pasti bisa

Salam SUKSES Penuh SEMANGAT.. :)

Joko Setiawan
surgaweb at gmail dot com
085643791942
http://belajaronmarketing.blogspot.com

Kamis, 18 Oktober 2007

Bangun Bisnis, Jadilah Bos Pemilik Bisnis

Bangun Bisnis, Jadilah Bos Pemilik Bisnis

Sampai saat ini, konsep Robert Kiyoshaki tentang pentingnya orang memasuki dunia bisnis masih dijadikan sumber inspirasi. Jutaan orang berhasil dirubah mindset-nya untuk segera meninggalkan dunia emplyoee (karyawan) menuju business owner.

Jangan terlalu lama jadi orang gajian. Menjadi orang gajian (pekerja/karyawan) di samping penghasilannya terbatas, tetapi juga kebebasannya terbatas: jadi budak uang (kalau tidak kerja tidak dibayar). Tidak hanya jadi budak uang, tetapi budak waktu (hari-harinya) dibelenggu oleh tumpukkan pekerjaan sehingga nyaris tidak ada waktu untuk pengembangan dirinya maupun untuk keluarga. Padahal, semua itu dapat diatasi dengan mudah bila kita mau sedikit merubah mindset dalam melihat uang. Bukan kita yang bekerja untuk uang, tapi uanglah yang bekerja untuk kita melalui investasi (usaha).

Menjadi seorang karyawan, lanjut Kiyoshaki, artinya ia hidup dan bekerja untuk orang lain (bosnya).

Apa lagi kalau yang bersangkutan terlibat hutang kantor untuk keperluan konsumtif, keringat dan bahkan darah digadaikan pada majikan. Berbeda dengan kalau menjadi pengusaha, ia mampu menghidupi orang lain, mampu mengendalikan orang lain sesuai dengan kemauannya.

Sedikit berbeda dengan Kiyoshaki, beberapa mentor Entrepreneur University mengungkapkan alasan mengapa mereka berani keluar dari tempat kerjanya dan segera memulai bisnis. Bukan hanya karena panggilan jiwa, tetapi mereka melihat dunia kerja (swasta dan pemerintah) bak penjara yang kurang sehat yang pengap lingkungan.

Betapa tidak, hari-hari kerja selalu tidak lepas dari gosip, sikut-menyikut, kadang teman jadi lawan hanya karena jabatan. Payahnya lagi, bukannya belajar untuk mengukir prestasi tapi waktu demi waktu nyaris habis untuk ngrumpi, kalau tidak mempergunjing temannya, ya ganti pimpinannya. Kebiasaan hidup yang demikian adalah cara "cerdas" untuk memperbodoh diri.

Menurut hemat saya, orang yang secara totalitas untuk tetap bertahan sebagai karyawan (swasta atau peerintah) tanpa ada usaha sampingan bisnis, suatu saat nanti (pada saat pensiun) akan mengalami tantangan hidup kritis. Tanpa persiapan sejak masih bekerja untuk membuka bisnis, masa pensiun bukannya masa yang menyenangkan seperti yang dibayangkan semula.

Masa pensiun adalah masa kelam yang mengerikan. Saya melihat banyak orang pensiunan yang mengalami depresi, terkena post power syndrom, dan tanpa gairah hidup alias layu (cepat tua sekali). Berbeda dengan mereka yang sejak semula sudah mempersiapkan masa pensiunnya untuk bisnis, tetap terlihat segar dan energik, hidup penuh gairah di masa tua.

Anda perlu berpikir ulang bila totalitas hidupnya hanya untuk perusahaan/kantor. Untuk berpikir ulang (khususnya karyawan kelas bawah) bila waktu senggangnya hanya habis untuk memanjakan diri.

Pertanyaan kritis yang perlu diajukan adalah :
1. Apakah perusahaan/kantor Anda tengah memperiapkan Anda secara sistematis untuk masa pensiun?
2. Atau perusahaan Anda hanya mengekspoitasi hidup Anda sehingga Anda merasa "dipenjara" oleh pekerjaan lalu dicampakan begitu saja ketika usia pensiun?

Bila itu terjadi, kita pantas bersedih. Di usia pensiun mestinya tinggal menikmati hidup malah kesengsaraan yang terjadi: "dicampakan" dengan alasan sudah tidak produktif lagi. Maka agar yang demikian tidak terjadi, membangun sendiri kerajaan bisnis sejak dini jauh lebih rasional, kalau tidak ingin terlunta-lunta hidupnya di masa tua (pensiun).

Sampai di sini perlu saya ingatkan lagi apa yang dikatakan oleh Kiyosahaki di atas bahwa dunia kerja adalah dunia hidup untuk orang lain. Yang bekerja di perusahaan swasta, hidupnya diabdikan untuk sang majikan: gaji dan pola hidup ditentukan oleh sang majikan; yang bekerja di pemerintahan (PNS, pegawai negeri sipil) juga mengalami nasib yang sama: hidup untuk mengabdi, setelah tua silakan "kembali"ke rumah alias pensiun.

Jabatan struktural di swasta dan di pemerintahan memang menjanjikan. Paling tidak gajinya dari segi pendapatan dan fasilitas. Tetapi perlu diingat bahwa semua itu bukan milik Anda. Jabatan dan fasilitasnya yang diterima adalah milik Pemilik Perusahaan itu sendiri bila Anda bekerja di swasta; dan milik publik bila Anda bekerja di pemerintahan.

Apa artinya? Artinya bahwa jabatan yang Anda kejar dengan segala daya upaya itu sesungguhnya adalah milik orang lain. Pesan yang terkandung didalamnya adalah nasib Anda ditentukan oleh pemilik perusahaan, sehinga kalau dipandang tidak cocok lagi, atau tidak produktif lagi Anda diberhentikan (pensiun). Dan segera diganti oleh orang lain. Alangkah tragisnya hidup ini bila setelah bekerja keras, akhirnya hanya untuk orang lain.

Berbeda dengan bila Anda bangun usaha sendiri. Katakanlah mulai hari ini Anda memulai bisnis, maka mulai hari ini juga Anda sedang membangun sebuah "kerajaan"bisnis sendiri. Segala modal, pikiran, tenaga dan waktu Anda curahkan untuk diri Anda sendiri, demi kerajaan (impian) Anda sendiri. Bila berhasil nanti, semua jerih payah akan Anda nikmati sampai anak cucu. Tidak ada yang berani memberhentikan Anda, tak Ada yang berani mencampakkan Anda, kecuali kehendak Tuhan.

Bila karir di perusahaan/pemerintah ada batas-batasnya, kenapa kita tidak bangun bisnis sendiri? Bangun bisnis ibarat bangun "kerajaan" bisnis sendiri.

Sumber: Waidi, Pengelola EU Purwokerto, Trainer dan Penulis buku-buku NLP: "The Art of Re-engineering Your Mind for Success" (best seller), dan buku "Jangan Mau Seumur-umur Dibodohi Diri Sendiri", dosen Entrepneurship UNSOED.

Jika Anda KARYAWAN SWASTA atau PEGAWAI NEGERI SIPIL

Jika Anda KARYAWAN SWASTA atau PEGAWAI NEGERI SIPIL

Seseorang yang memiliki pekerjaan tetap, gaji bulanan tetap dan Jabatan/Pangkat yang bisa ditunjukkan ke Tetangga atau Masyarakat sebagai symbol/status.

Enaknya di posisi ini adalah sudah memiliki penghasilan tetap/pasti setiap bulannya, memiliki jabatan/symbol status di masyarakat, memiliki pekerjaan yang di idam - idamkan banyak orang dan memiliki kepercayaan diri yang stabil.

Bagi Karyawan/Pegawai golongan menengah keatas akan lebih nyaman lagi, Gaji Besar, Banyak Tunjangan dan Fasilitas Perusahaan, Banyak Relasi/networking.

TIDAK enaknya menjadi Karyawan/Pegawai Negeri adalah Jadwal bekerja harus mengikuti aturan, datang pagi pulang sore/malam, punya Atasan/Boss yang cerewet , Punya beban kerja yang besar, Tanggung jawab kerja yang melimpah dan tidak adanya overtime/uang lembur hingga jika sudah sibuk dengan jadwal dan tugas kerja maka waktu untuk berkumpul dengan keluarga tercinta akan sangat berkurang.

Jutaan orang di Indonesia yang telah memiliki Pekerjaan Tetap masih merasa dirinya belum aman/belum merasakan kenyamanan dalam hidupnya.

Coba pikirkan, berapa kali anda naik gaji tiap tahun ? berapa kali anda naik Jabatan tiap tahun ? kemudian sinkron - kan dengan Program Pemerintah :

Berapa kali kenaikan harga kebutuhan pokok ? berapa sering kenaikkan BBM , tarif Listrik, tarik air minum, tarik telepon, tarik tol, tarif pajak dll.

Masih mengandalkan Gaji bulanan ? sebaiknya jangan !

Apa langkah yang terbaik yang bisa dilakukan oleh para Karyawan/Pegawai ?

1. Berpikir Positif & Optimis

Berpikir positif sangat penting saat anda menjalani rutinitas kerja tiap hari, tetap semangat dan terus bekerja keras. Semakin semangat anda bekerja , semakin besar keberanian anda untuk Sukses & berjaya.

2. Skala Prioritas

Prioritaskan pekerjaan anda berjalan baik, Boss/Atasan anda senang dan Anda bisa mengatur waktu/pola kerja anda dengan sebaik - baiknya. Ada waktunya kerja serius, ada waktunya istirahat dan menggunakannya untuk mencari informasi/peluang kerja.

3. Target Anda

Targetkan diri anda untuk sesuatu hal besar. Anda harus memiliki sumber penghasilan lain di luar Gaji bulanan. Pikirkan , pekerjaan extra apa yang sesuai dengan anda ? Jauhkan pekerjaan anda dari kolusi, korupsi dan nepotisme.

4. Menghitung Uang Anda

Hitung berapa banyak uang di Tabungan anda, berapa tempat investasi anda ? berapa banyak uang yang anda siapkan untuk memulai usaha/bisnis baru ?

5. Semangat Memotivasi Keluarga

Motivasi anak anda, keluarga anda untuk tujuan dan harapan yang anda inginkan. Miliki Program keluarga seperti : membeli Komputer dan akses Internet dari rumah.

Selama anda bekerja di kantor , Manfaatkan akses Internet tersebut untuk Belajar Bekerja dan ikuti bisnis online di Internet. Atur waktu anda sebaik mungkin, agar tidak berbenturan dengan tanggung jawab pekerjaan anda dari pihak perusahaan.

Minum Vitamin, Food Supplement, Olahraga dan Tidur yang cukup, tenangkan pikiran anda, kemudian mulailah untuk belajar serius tentang ' Potensi Internet untuk Lapangan Kerja Anda '. Pekerjaan - pekerjaan apa yang bisa anda lakukan di Internet ?

Sangat Banyak ! Banyak sekali bisnis di Internet yang bisa anda jalankan dari Kantor ataupun Rumah, ada beberapa usaha seperti : Bisnis Reseller, Afiliasi, Networking, MLM online, Forex Online Trading , Currency Exchange , Stock Market Trading, Network Marketing, Web Design, High Yield Investment, Arisan plus Investasi, Internet Autosurf Program dan masih banyak lagi.

Berapa penghasilan yang anda akan dapatkan ? itu semua tergantung dari kegigihan anda , ketekunan anda dan kepandaian anda untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Pergunakan AKSES INTERNET anda di Kantor yang notabene fasilitas Gratis dari Perusahaan untuk anda mencari sumber Extra Income dari Bisnis - bisnis yg ada di Internet. Asyik khan ? Asal jangan ketahuan atasan saja. :)

Jika Anda MAHASISWA atau PELAJAR

Jika Anda MAHASISWA atau PELAJAR

Buat yang masih Mahasiswa atau pelajar, tentu saat ini adalah saat sedang dalam giat-giatnya untuk belajar menuntut ilmu.

Enaknya di posisi ini adalah hidup nya masih bergantung kepada orang tua, tiap hari kegiatan nya belajar dan belajar. Cuma ada juga sebagian kecil mereka bekerja sambil kuliah.

Bagi mahasiswa atau pelajar yang memiliki orang tua kaya raya sih enak, tapi bagi yang sedang-sedang saja atau dana pas-pasan, harus pintar-pintar mengatur uang dan waktu.

TIDAK enaknya menjadi Mahasiswa/Pelajar kalau tidak belajar sungguh-sungguh, tidak patuh sama orang tua dan tidak menyadari bahwa orang tua telah mengeluarkan banyak biaya untuk pendidikan tsb. Terus lalai tidak memikirkan setelah dapat Gelar ngapain ?

Sampai saat ini ada jutaan lulusan sarjana masih menganggur, banyak yg terjebak dalam hura-hura, santai, banyak gaya dan senang-senang layaknya Mahasiswa Celebrities. Kalau yang jadi Mahasiswa itu seorang Celeb beneran atau artis sih nggak masalah, soalnya mereka sambil Kuliah juga bisa menghasilkan Income dari kegiatan syuting, model atau sudah memiliki income.

Coba pikirkan, 1 hari setelah wisuda nanti , jika anda tidak langsung memiliki pekerjaan. Disaat itu anda sudah masuk kategori seorang pengangguran. Bahkan katanyanya menjadi pengganguran dengan gelar sarjana itu "lebih memalukan" di bandingkan pengganguran yang bukan sarjana.

Karena itu sebaiknya sejak dini, disaat masih Kuliah mencoba untuk menemukan tempat-tempat untuk bekerja, belajar untuk menggali potensi diri secara maksimal.

Ingat, Pemerintah tidak menyediakan lapangan kerja sesuai dengan apa yang anda mau. Kompetisi sangat ketat dan anda diharap mengerti hal ini.

Apa langkah yang terbaik yang bisa dilakukan oleh para Mahasiswa/Pelajar ?

1. Berpikir Positif & Optimis

Berpikir positif sangat penting saat anda menjalani proses belajar/kuliah. Optimis akan prestasi yang akan anda raih.

2. Tidak Banyak Gaya

Selagi belum memiliki sumber penghasilan, usahakan hidup secara sederhana, efisien dan memberikan skala prioritas kepada hal yang paling penting.

3. Target Anda

Tulis dan tentukan target anda sejak dini , minimal 3 bulan sebelum Masa Wisuda anda sudah benar-benar memiliki kejelasan tujuan.

4. Menghitung Hari

Ingatlah bahwa waktu, tenaga dan energi anda akan berdaya guna maksimal jika semua itu sinkron dengan pola pikir positif anda menuju harapan/keinginan anda. Jangan sia-siakan waktu dan kesempatan anda.

5. Semangat Belajar Terus

Cobalah terjun ke dunia bisnis Internet, pelajari tentang potensi ini dan mintalah dukungan Orang Tua, saudara untuk memujudkan harapan anda memiliki akses Internet dari Rumah. Atau sementara waktu bisa manfaatkan dulu koneksi internet di kampus atau di warnet dengan sebaik-baiknya.

Makan yang cukup, Tidur yang cukup dan tenangkan pikiran anda, kemudian mulailah untuk belajar serius tentang 'Potensi Internet untuk Lapangan Kerja Anda'. Pekerjaan-pekerjaan apa yang bisa anda lakukan di Internet ?

Sangat Banyak ! Banyak sekali bisnis di Internet yang bisa anda jalankan dari Kantor ataupun Rumah, ada beberapa usaha seperti : Bisnis Reseller, Afiliasi, Networking, MLM online, Forex Online Trading , Currency Exchange , Stock Market Trading, Network Marketing, Web Design, High Yield Investment, Arisan plus Investasi, Internet Autosurf Program dan masih banyak lagi.

Berapa penghasilan yang anda akan dapatkan ? itu semua tergantung dari kegigihan anda, kreatifitas anda, ketekunan anda dan kepandaian anda untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Jika Anda PENGANGGURAN atau korban PHK

Jika Anda PENGANGGURAN atau korban PHK

'Percayalah pada diri anda sendiri bahwa anda bisa menggapai kesempatan dengan baik, anda adalah special' - anonymous

Pengangguran/ter - PHK adalah Seseorang yang belum memiliki sumber penghasilan tetap ataupun sedang diberhentikan dari sebuah pekerjaan.

Enaknya di posisi ini adalah bebas , tidak terikat lagi dengan tugas/kewajiban seperti pekerja kantor/karyawan. Menjadi seorang pengangguran/PHK akan sangat menyenangkan jika mereka memiliki Plan yg matang, tapi tidak semua bisa melakukan hal ini dengan baik.

Bagi yg cerdas dan pintar cari pekerjaan, masa PHK/menanggur bisa digunakan untuk istirahat sejenak. Tapi bagi yang ter PHK/menanggur dalam jangka waktu lama , sangatlah tidak menyenangkan.

TIDAK enaknya menjadi pengangguran/PHK adalah pandangan Orang Tua, family, keluarga , tetangga dan Komunitas anda yang memberikan cap anda seorang pengangguran. Suhu udara yang tetap panas di rumah walaupun AC sudah dinyalakan :) , Status Gelar Sarjana yang anda sandang , sangat memberikan pengaruh kepada psikologi anda sehingga selalu pilih - pilih pekerjaan, dompet anda yang menuntut untuk di isi uang , perut anda yang menuntut untuk di isi makanan dan banyak lagi.

Semakin anda lama menganggur , maka semakin sulit anda untuk bersaing dengan orang lain dalam mendapatkan pekerjaan. Semakin anda santai , acuh tak acuh atau cuek dengan keadaan anda , maka semakin berat beban yang anda pikul di kemudian hari.

Apa langkah yang terbaik yang bisa dilakukan oleh para Pengangguran/PHK ?

1. Berpikir Positif & Optimis

Coba luangkan waktu sejenak, sendirian selama 1 - 2 jam di Kamar. Taruh ijazah anda di meja, taruh gelar anda disana. Pikirkan dan tulis di buku catatan , Apa yg anda inginkan ?

2. Hilangkan Ego/Gengsi

Buang jauh - jauh gengsi anda, ego anda yang selalu membatasi ruang gerak dan cara berpikir efektif anda, rasa ego/gengsi tinggi belum saatnya anda hidupkan. Lupakan Gelar kesarjanaan anda itu untuk sejenak.

3. Target Anda

Tulislah pekerjaan favorite apa yang anda inginkan , kemudian tulis juga pekerjaan alternatif apa yg ingin anda coba ? jadi ada Target A , B dan C.

4. Menghitung Hari

Ingatlah bahwa waktu, tenaga dan energi anda akan berdaya guna maksimal jika semua itu sinkron dengan pola pikir positif anda menuju harapan/keinginan anda. Jangan sia - siakan waktu dan kesempatan anda.

5. Semangat Belajar Terus

Mencoba ilmu baru itu sangat baik, belajar terus sesuatu hal baru dan tidak berpikir Kuno. Anda tidak bisa terus mengandalkan gelar kesarjanaan anda , anda harus bergerak dinamis dan energik menyambut tantangan baru.

STATUS PHK/PENGANGGURAN anda segera lepas seketika anda memilih salah satu bisnis di blog ini. Manfaatkan Internet !

Makan yang cukup, Tidur yang cukup dan tenangkan pikiran anda, kemudian mulailah untuk belajar serius tentang ' Potensi Internet untuk Lapangan Kerja Anda '. Pekerjaan - pekerjaan apa yang bisa anda lakukan di Internet ?

Sangat Banyak ! Banyak sekali bisnis di Internet yang bisa anda jalankan dari Kantor ataupun Rumah, ada beberapa usaha seperti : Bisnis Reseller, Afiliasi, Networking, MLM online, Forex Online Trading , Currency Exchange , Stock Market Trading, Network Marketing, Web Design, High Yield Investment, Arisan plus Investasi, Internet Autosurf Program dan masih banyak lagi.

Berapa penghasilan yang anda akan dapatkan ? itu semua tergantung dari kegigihan anda , ketekunan anda dan kepandaian anda untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Kamis, 11 Oktober 2007

Tentang Bisnis Online, Fakta Tidak Pernah Bohong!

Tentang Bisnis Online, Fakta Tidak Pernah Bohong!

Saya sering mendengar, bahkan pernah menerima email dari orang-orang yang menyangsikan bisnis online. Mereka adalah yang skeptis, dan tidak percaya dengan potensi luar biasa dari bisnis online.

Katanya "bisnis afiliasi tidak pernah mendatangkan uang, hanya omong kosong belaka, menghabiskan waktu, cuma orang malas yang mau mengerjakannya, Hanya mimpi di siang bolong saja", begitu katanya.

Hmm... padahal tanpa impian manusia tidak akan maju seperti sekarang ini dan bisa menemukan penemuan dan kemajuan luar biasa? Bukankah juga "spirit" perusahaan sehebat Honda adalah "The Power of Dream"

Saya pun hanya tersenyum dan berkata bahwa justru orang-orang yang menjalankan bisnis online adalah orang yg rajin dan giat dan cerdas berusaha. Sebagai contoh, jika Anda tahu siapa Anne Ahira, Joko Susilo, Noerhadi Wiyono, Moh Chandra G atau Terry Dean dll, Jelas, mereka bukan pemalas, justru orang2 yg Cerdik, Kreatif, pintar memanfaatkan peluang & bisa sukses sekaligus Kaya raya dari Bisnis Afiliasi.

Mereka adalah orang berjiwa kreatif, pebisnis merdeka dan bukan orang berjiwa pekerja/buruh/karyawan yang biasanya P12 (Pergi Pagi Pulang Petang Penghasilan Pas-Pasan Pegel-Pegel Potong Pajak Pula)? He..he..he :)

Apakah Anda salah satu yg ragu, skeptis dan tidak percaya kalau bisnis di internet bisa mendatangkan income melimpah?

Mari Kita Simak FAKTA-FAKTA berikut ini :

7 Fakta Kelebihan Bisnis Online!

Hasil penelitian dari Forrester Research menyatakan bisnis internet marketing yang saat ini bernilai US$ 95 miliar, diperkirakan pada tahun 2008 pertumbuhannya akan mencapai US$ 230 miliar!

Ini merupakan kabar baik bagi mereka yang terjun di bidang bisnis online terutama network marketing online yang makin berkembang pada dekade terakhir ini.

Ada 7 (TUJUH) Fakta kelebihan yang membuat bisnis network marketing online berkembang begitu pesat:

1. Target market tak Terbatas. Teknologi internet memungkinkan Anda menjangkau target market yang tak terbatas di seluruh dunia. Sementara, network marketing offline hanya memungkinkan Anda memasarkan pada lingkup yang terbatas di tempat sekitar yang bisa dijangkau saja.

2. Promosi lebih Efektif, Network marketing online dipasarkan dengan berbagai macam promosi online. Promosi online ini lebih efektif karena Anda bisa membidik target market yang tepat. Baik itu di negara tertentu, maupun pada orang yang memiliki minat tertentu juga. Anda pun tidak harus membuang banyak waktu dan biaya untuk pasar yang bukan menjadi target Anda. Sementara itu, faktor ketidakberhasilan network marketing offline lebih banyak disebabkan pemasarannya tidak pada target yang semestinya.

3. Automatisasi Sistem Tak perlu khawatir kehilangan prospek, pada saat Anda tengah lelap tertidur sementara di belahan dunia lain yang menjadi target market Anda tengah sibuk-sibuknya menjalankan aktivitas bisnis di siang hari. Sistem autoresponder akan bekerja untuk Anda selama 24 jam NON STOP melayani prospek-prospek Anda dari belahan dunia manapun.

4. Modal dan resiko lebih kecil. Hanya dengan modal Rp 300.000,- atau bahkan kurang anda sudah bisa membuat toko online dangan daya jangkau ke seluruh dunia. Coba berapa juta2 rupiah yang harus dikeluarkan untuk memiliki toko di bisnis offline yang daya jangkaunya pun hanya untuk link sekitar toko. Dibandingkan modal dan resiko bisnis offline biasa, maka modal dan resiko Bisnis online LEBIH KECIL, namun peluang incomenya bisa jauh lebih besar dan berlipat ganda

5. Transaksi real time teknologi online tak hanya menghubungkan Anda dengan orang-orang di seluruh dunia, tetapi juga memungkinkan transaksi antar benua secara real time. Bayangkan jika Anda harus mendatangi langsung satu per satu prospek Anda yang berada di Kanada, Australia, Inggris dan Afrika Selatan. Berapa banyak uang dan waktu yang Anda habiskan untuk itu semua?

6. Menjalankan Bisnis Dari Mana Saja dan Kapan Saja Yang paling menarik network marketing online menawarkan kebebasan bagi Anda untuk memilih sendiri di mana saja dan kapan saja Anda bekerja, sepanjang Anda terhubung dengan internet.

7. Peluang mencapai kebebasan Finansial Karena target bisnis online apalagi bisnis networking online bisa tak terbatas, maka peluang Anda meraih KEBEBASAN FINANSIAL pun menjadi semakin terbuka lebar. Meraih kebebasan finansial menjadi hal yang MUNGKIN bagi Anda. Sebenarnya masih BANYAK lagi kelebihan bisnis online.

 

THE FUTURE ! INTERNET adalah Masa Depan
Masih banyak yg belum paham hal ini,
Anda termasuk YG PERTAMA KALI TAHU !

 

7 Fakta Kelebihan Bisnis Online! diatas coba BANDINGKAN dengan bisnis offline alias bisnis konvensional. Telah terjadi sebuah fakta yang sebaliknya....

FAKTA MENGERIKAN DENGAN BISNIS KONVENSIONAL

Para ahli ekonomi, pengamat bisnis, dan praktisi bisnis mempblueiksi bahwa hanya ada 3 jenis bisnis yang akan terus booming dan tetap bertahan di masa mendatang, yaitu: Viral Marketing, Franchise, dan E-commerce (termasuk online business seperti reseller, bisnis networking online dan affiliate program).

Mereka juga telah memprediksi bahwa lebih dari setengah perusahaan konvensional akan gulung tikar di kemudian hari karena disebabkan beberapa hal, seperti:

  • Persaingan yang semakin keras
  • Globalisasi ekonomi dan perdagangan bebas
  • Semakin besarnya tuntutan gaji dari buruh yang bekerja
  • Semakin bengkaknya biaya promosi di berbagai media massa
  • Dan semakin banyaknya konsumen yang menuntut perusahaan untuk memproduksi barang atau jasa yang berkualitas dengan harga terjangkau

TIDAKKAH HAL-HAL TERSEBUT JUSTRU AKAN SEMAKIN MENAMBAH BERAT PERUSAHAAN UNTUK TERUS SURVIVE?

TAHUKAH ANDA?

  • Sedikitnya 500,000 pekerjaan telah hilang setiap tahunnya karena kemajuan teknologi.
  • Perusahaan-perusahaan besar telah memberhentikan sedikitnya 400,000 karyawannya termasuk IBM (122,000 karyawan), AT&T (83,000 karyawan), dan General Motor (74,000 karyawan) pada tahun 1995.
  • Lebih dari 3 juta lowongan pekerjaan telah hilang sejak tahun 1989, dan 43 juta telah hilang sejak 1979.
  • Dan… menurut majalah USA Today bahwa lebih dari 1 juta keluarga di AS terancam mengalami kebangkrutan pada tahun ini.

Bagaimana ini? Di saat pengganguran semakin meningkat dan jumlah pencari kerja semakin banyak tapi lapangan kerja formal justru semakin menyempit dan terus berkurang!

Apakah Anda pernah mengetahui fakta di bawah ini? Menurut Biro Statistik Ketenagakerjaan di Amerika Serikat, sebuah survey telah mencatat bahwa untuk setiap 100 orang yang memulai bekerja di sebuah perusahaan sejak umur 25, pada saat umur mereka mencapai 65 tahun:

  • Hanya 1% yang benar-benar kaya
  • 4% yang memiliki cukup uang untuk pensiun
  • 3% masih terus bekerja (belum dapat pensiun)
  • 63% menjadi tergantung dengan Jaminan Sosial, kerabat mereka, atau tunjangan pensiun
  • 29% telah meninggal

Fakta tidak pernah bohong... Internet telah menghasilkan milyuner-milyuner baru. Kreativitas dan kecerdikan mereka dipadukan dengan keampuhan Internet telah melahirkan model-model kekayaan baru yang layak ditiru.

Sekarang, semua keputusan ada di tangan Anda... apakah mau terjun memanfaatkan keajaiban internet dengan "ikut bermain" lewat bisnis online yang terbukti telah menghasilkan multi jutawan-jutawan muda baru, yang bebas merdeka karena tidak ada batasan ruang dan waktu dalam bekerja, tidak ada kewajiban lembur, dan bisa menghabiskan waktu atau berlibur kapan saja dengan keluarga tercinta

Ataukah...

Bergumul berebut lowongan kerja yang semakin sempit dan sulit, lalu jika jadi pekerja/karyawan dengan gaji juga tidak seberapa memuaskan. Padahal anda telah menghabiskan banyak waktu untuk bekerja lembur dll, yg membuat waktu anda dengan keluarga dan orang-orang tercinta nyaris tidak ada lagi yg tersisa.

100% keputusan ada di tangan Anda. Andalah yang bertanggung jawab penuh dengan kehidupan Anda sendiri !!!

 

Salam SUKSES Penuh SEMANGAT.. :)

Joko Setiawan
surgaweb at gmail dot com
http://belajaronmarketing.blogspot.com

Kamis, 04 Oktober 2007

Mendapatkan Pasif Income dari Internet

Mendapatkan Pasif Income dari Internet

Mendapatkan Pasif Income dari Internet? Hmmm ... Inilah yang paling menarik bagi saya, yaitu mendapatkan pasif income dari internet.

Pasif income yang saya maksud disini adalah pendapatan dari internet, tanpa kita harus melakukan pekerjaan apapun atau hanya melakukan pekerjaan yang minimal (ringan). Bahkan saat kita lagi nonton TV atau lagi tidur sekalipun ada saja penghasilan masuk ke rekening Bank Kita.

Ternyata internet bisa memberikan pasif income kepada kita. Saya sendiri telah membuktikannya. Dan Anda atau siapapun bisa melakukannya. Saya yakin semua orang tertarik dengan hal ini. Siapa yang tidak ingin mendapatkan penghasilan tanpa kerja.

Inilah yang dicari setiap orang. Mengapa kebanyakan orang ingin menjadi pegawai negeri ? Karena mereka ingin mendapatkan uang pensiun kelak saat ia sudah tua (walaupun jumlah uang pensiun yang diterima sangat sedikit).

Pasif income bisa diibaratkan seperti uang pensiun untuk Anda. Dan kini untuk mendapatkan uang pensiun., Anda tidak perlu menjadi pegawai negeri. Cukup dengan internet Anda bisa mendapatkan pasif income atau uang pensiun. yang jumlahnya bisa puluhan juta bahkan ratusan juta per bulannya.

Anda bisa mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap tentang cara mendapatkan pasif income dari internet dengan memiliki paket Ebook "Sistem Mesin Uang Otomatis". Dapatkan paket tersebut disini sekarang juga.

Atau Anda bisa ikut program ini untuk mendapatkan pasif income sekaligus dana abadi seumur hidup Anda.

Jumat, 28 September 2007

Awas! - Bahaya Berpikir Kritis

Awas! - Bahaya Berpikir Kritis

Ada teman saya yang selalu mempertanyakan segala sesuatunya. Kenapa begini? Kenapa begitu? Kenapa harus begini? Kenapa tidak begitu?

Pokoknya si teman ini selalu mempertanyakan apa saja. Meskipun itu hal kecil.

Dia tidak akan menerima ajakan atau ide apa pun sebelum dia bisa diyakinkan dengan debat panjang lebar.

Cepek deeh!...

Ada seorang blogger ngetop yang blognya ramai dikunjungi. Isinya begitu menarik, karena begitu mempesona pembaca dengan tulisannya yang sangat kritis. Dia selalu mengkritisi segala sesuatu.

Bagus sih. Pembaca jadi tahu apa dan bagaimana di balik segala sesuatu.

Bagi saya itu saya anggap sebagai intellectual exercise aja. Sekedar menjadi tahu saja.

Efek lainnya, kita jadi ketagihan. Lama-lama mirip dengan orang kecanduan nonton infotainment. Menarik, bikin ketagihan, tapi tidak membawa perubahan apa-apa terhadap dirinya.

Terus terang, saya bukanlah orang yang kritis. Saya sangat terbuka dengan segala sesuatu yang baru. Saya open minded. Kadang-kadang suka salah juga sih.

Tapi, nggak apa-apa. Saya tidak menyesali cara berpikir seperti ini. Ternyata, cara berpikir seperti inilah yang membuat wawasan saya jadi kaya.

Dari pada mengkritisi, saya lebih bersikap untuk menerimanya secara terbuka.

Saya lebih suka mengajukan pertanyaan seperti ini:

Isn't that interesting?

Hmmm, menarik juga untuk dicoba.

Kenapa tidak?

Pak Tung DW adalah orang yang berjasa membuka kunci cara berpikir saya seperti ini.

Waktu awal saya menjalani personal coach dengan beliau, pikiran saya cenderung tertutup.

Ketika disuruh untuk melakukan ini dan itu untuk memperbaiki bisnis saya, saya selalu berpikir kritis. Mana bisa? Mana mungkin?

Lama setelah itu saya menyadari bahwa cara berpikir seperti itu tidak membawa saya ke mana-mana.

Akhirnya, saya memutuskan untuk berpikir sebaliknya.

Setiap ditawari suatu ide, saya menjawab: "oke, akan saya coba".

"Coba" di sini maksudnya adalah melakukan test dan measure. Kalau berhasil, ya dilanjutkan. Kalau gagal, dihentikan atau diperbaiki.

Hasilnya ternyata luar biasa. Saya seperti dibukakan pintu gerbang wawasan baru yang penuh dengan segala kemungkinan.

Terlepas dari segala kekurangan dan kelebihannya, saya merasa menjadi orang yang open minded lebih baik dari para orang yang kritis.

Salam FUUUNtastic!
Be open minded

Wassalam,
Roni
http://roniyuzirman.blogspot.com

Zona Nyaman Anda dan Peluang

Zona Nyaman Anda dan Peluang

Quote of the day:

"Semakin besar kita mencari 'zona kenyamanan', justru semakin sedikit kenyamanan yang kita dapatkan.

Tapi semakin besar kita mencari PELUANG, akan semakin besar yang kita dapatkan melebihi 'zona kenyamanan' yang kita inginkan"

by Brian Tracy

Sabtu, 22 September 2007

Jangan meremehkan KESEMPATAN KECIL

Jangan meremehkan KESEMPATAN KECIL

Quote of the day:

"Jangan meremehkan KESEMPATAN KECIL yang muncul dihadapan kita. Ingat, justru kesempatan kecil seringkali merupakan awal dari KESUKSESAN BESAR!"

by Andrie Wongso

 

Contoh "kesempatan kecil" yang mungkin atau bisa saja Anda remehkan, tapi kini sudah menjadi salah satu sumber income bagi banyak orang yang telah mau membuktikannya., termasuk saya :) klik disini

Daftar Situs Iklan Baris Gratis menurut Google

Daftar Situs Iklan Baris Gratis menurut Google

Berikut ini daftar situs iklan baris gratis berdasarkan hasil pencarian menggunakan mBah Google dengan Kata cari "iklan baris gratis" yang Saya lakukan tanggal 19-09-2007.

Daftar berikut diurutkan berdasarkan hasil pencarian di Google

  1. http://www.webiklan.com

  2. http://www.iklanbaris.co.id

  3. http://www.iklanumum.com

  4. http://www.iklanoke.com

  5. http://iklan.web.id

  6. http://www.iklanpromo.com

  7. http://www.iklankito.com

  8. http://www.ruangbisnis.com

  9. http://www.thamzil.net

  10. http://www.iklanbarisplus.com

  11. http://www.pasarbaris.com

  12. http://iklan.barisgratis.com

  13. http://www.larismanis.web.id

  14. http://www.kiosiklanbaris.com

  15. http://forumiklan.com

  16. http://www.satuiklan.com

  17. http://www.iklanfun.com

  18. http://www.folderbisnis.com

  19. http://www.iklanriau.com

  20. http://www.pondokiklan.com

  21. http://www.iklanbiru.com

  22. http://www.iklanhot.com

  23. http://www.iklanbaris.ws

  24. http://www.iklanusaha.com

  25. http://www.bisnishandal.com

  26. http://www.reaksi.com

  27. http://www.muktiplaza.com

  28. http://www.iklanbagus.net

  29. http://iklanmlm.com

  30. http://www.iklansingkat.com

  31. http://iklanbarisku.com

  32. http://iklan.suryamobile.com

  33. http://www.indoiklan.com

  34. http://www.larisan.web.id

  35. http://iklanbaris.cbn.net.id

  36. http://www.iklanbonus.com

  37. http://www.mediawebbiz.com

  38. http://iklanceria.com

  39. http://www.iklansegar.com

  40. http://www.viaiklan.com

  41. http://www.iklangratis.info

  42. http://levelbusiness.com

  43. http://www.iklancantik.com

  44. http://www.iklanjogja.com

  45. http://www.caridisini.com

  46. http://www.iklanlangsung.com

  47. http://jogjapromo.com

  48. http://www.pelaris.com

  49. http://www.jualanonline.com

  50. http://promoku.com

  51. http://www.bekas.web.id

  52. http://www.iklanmerdeka.com

  53. http://www.iklanmungil.com

  54. http://iklan.indomedia.info

  55. http://www.iklan123.com

  56. http://www.iklanbiru.com

  57. http://www.medaniklan.com

  58. http://www.iklanpromo.com

  59. http://natnit.net/iklanbaris/

  60. http://www.micro-q.com/iklan-baris.php

  61. http://www.netiklan.com

  62. http://www.iklan.co.id

  63. http://iklanbaris.kliksms.com

  64. http://iklan.20m.com

  65. http://www.iklansemarang.com

  66. http://www.pasang-iklan.com

  67. http://www.situsiklan.web.id

  68. http://www.iklangratis.info

  69. http://classified.detik.com

  70. http://www.iklanuang.com

  71. http://www.bursapromo.com

  72. http://www.mediawebbiz.com

  73. http://iklanmini.detik.com

  74. http://iklan.plazino.com

Buat yang mau beriklan... met beriklan baris gratis sepuasnya.
Moga sukses dan dangangannya laris manis.

SaLaM SuKsEs PeNuH SeMaNgAt.. :)

Joko Setiawan
surgaweb at gmail dot com
085643791942
http://belajaronmarketing.blogspot.com

Senin, 17 September 2007

Law of Attraction - The Law of Vibration

Law of Attraction - The Law of Vibration

PERINGATAN KERAS:

TIPS INI SANGAT MUNGKIN AKAN MENGGUNCANG KEYAKINAN YANG SELAMA INI ANDA PEGANG TEGUH TENTANG KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN!

*TENTANG KERJA KERAS*

Kami sekeluarga, pernah mempekerjakan seorang pembantu rumah tangga, yang kebetulan tetangga kami sendiri, sebagai tenaga pencuci pakaian. Selama belasan tahun, ia bekerja pada keluarga kami dan beberapa keluarga lainnya secara bergiliran, dengan penuh dedikasi dan kesetiaan.

Beberapa tahun yang lalu, ia pensiun karena kendala fisik yang dialaminya. Tangan dan kakinya tak lagi mampu bersentuhan dengan dinginnya air untuk lebih dari beberapa menit saja. Setiap kali tangan dan kakinya tersaput air, ia akan merasakan ngilu yang sangat luar biasa, tak hanya di tangan dan kakinya, tapi juga di seluruh tubuhnya.

Sebagai pekerja super keras, Saya melihatnya sebagai contoh yang sangat nyata. Kendala fisik di atas sebagai muara dari kerasnya ia bekerja, adalah sebuah ironi tentang fenomena kerja keras.

Apakah setelah semua itu kehidupan fisiknya juga berubah? Kecuali tentang penyakit encok dan rematiknya itu, tidak ada. Penghasilannya selama ia bekerja hanya cukup untuk hidup hari demi hari.

Saat ia memutuskan untuk pensiun, pakaiannya tetap sama seperti saat ia memulai profesinya dahulu. Begitu pula rumahnya, tetap sebuah pondok berdinding kayu dengan segala perabot yang sama. Begitu pula dengan warung pecelnya, tetap seperti semula, bermeja reot berbangku reot, beratap terpal plastik yang itu-itu juga.

Bagaimanakah fenomena ini bisa terjadi? Mengapakah seseorang yang telah bekerja sedemikian keras di sepanjang hidupnya, tetap saja tak mengalami berbagai kemajuan dan peningkatan dalam kesejahteraan?

Lihatlah sekeliling Anda, Anda juga pasti akan menemukan banyak fenomena yang sama. Bagaimana dengan Anda sendiri? Mungkin Anda sudah membanting tulang setengah mati sepanjang hidup Anda. Kemudian, Anda menyadari bahwa keringat dan air mata yang bercucuran sekian lama, tak jua membuahkan peningkatan dalam kesejahteraan. Ya, sangat mungkin Anda "bernasib" seperti itu.

Bagaimana dengan ini?

Seorang Bill Gates drop out dari sekolah hukum ternama, tapi kini justru menjadi orang paling kaya di muka bumi. Akankah ia tetap menjadi orang paling kaya sedunia, jika ia tidak drop out? Saya yakin tidak. Sebab sebagai sebagai pengacara, sepopuler dan setop apapun ranking bisnisnya, tetaplah "pasarnya" lebih kecil dari dunia IT. Dan itu, tak akan membuatnya jadi orang paling kaya sedunia.

Seorang Aa Gym, yang "tak pernah" mengenyam bersekolah di pesantren, kini memiliki pesantren yang terhitung paling besar, sekaligus juga menjadi konglomerat bisnis.

Atau bahkan ini?

Seorang Rasulullah SAW, adalah pebisnis tulen sebelum menjadi Rasul. Saat menjadi Rasul, ia tidak lagi berbisnis. Apa yang terjadi? Setengah wilayah bumi kemudian menjadi "miliknya", separuh kekuasaan di muka bumi "berada di tangannya", dan setengah dari kekayaan dunia "berada di dalam genggamannya" .

Pernahkah Anda melihat orang yang santai bekerja, tapi kemudian kaya raya? Pernahkah Anda melihat seseorang, yang hanya bekerja empat jam sehari dan dua hari dalam seminggu, tapi berpenghasilan jauh lebih besar dari orang lain yang pontang-panting dan babak-belur lebih dari empatpuluh jam seminggu? Hoki? Nasib? Atau bisnis ideal?

Perhatikanlah bagaimana seorang konglomerat di dalam kesehariannya. Sangat mungkin, Anda akan melihat mereka begitu santai dan rileks. Waktu kerjanya mungkin akan sama seperti Anda. Begitu pula dengan jam tidurnya. Jika Anda bekerja pada mereka, sangat mungkin Anda justru bekerja lebih keras dari pada mereka.

Saat mereka memiliki satu perusahaan, jatah waktunya untuk berbisnis pada perusahaan itu mungkin delapan sampai enambelas jam. Saat punya dua perusahaan, waktunya untuk satu perusahaan mungkin akan berkurang menjadi setengahnya.

Saat punya empat perusahaan, mungkin waktunya untuk satu perusahaan hanya tinggal dua sampai empat jam saja. Dan saat perusahaannya sudah mencapai ratusan, maka bisa jadi mereka hanya punya waktu lima sampai sepuluh menit untuk setiap perusahaan.

Pada intinya, peningkatan di dalam kesuksesan dan kemajuan di dalam bisnis, justru berasosiasi dengan makin sedikitnya waktu mereka untuk semua upaya. Mereka makin sedikit bekerja, tapi justru makin sukses dan makin kaya.

Bagaimana ini?

Bagaimanakah Anda bisa memahami fenomena paradoksial seperti itu? Mengapakah ada orang yang bekerja keras dan makin keras, tapi nasib baik justru makin jauh berlari? Sebaliknya, mengapakah ada orang yang lebih santai, malah makin sukses dan makin sukses lagi?

Bapak dan Ibu sekalian yang budiman, apa yang akan Anda baca berikut ini, adalah ringkasan dari sebuah buku yang berjudul *"The (Shocking!) Truth About Action"*. Di dalam judulnya ada kata "shocking". Itu bukan gertak sambal. Sebab, apa yang diulas di dalamnya, memang benar-benar akan mengguncang apapun yang Anda yakini selama ini tentang kesuksesan.

Pada sub judulnya, bahkan dikatakan kurang lebih begini,

*"Ini semua adalah tentang bagaimana dan mengapa, nyaris segala yang Anda terima sebagai bahan pelajaran, di sepanjang hidup Anda, di sekolah, di rumah, dan di manapun, dari guru manapun, justru membangun tembok besar yang makin tinggi dan tebal, yang menjadi penghalang utama Anda mencapai kesuksesan." *

Bapak dan Ibu sekalian yang budiman, ulasan berikut ini bisa memperjelas berbagai fenomena di atas. Dan seperti yang sudah Saya ingatkan, semua ini sangat mungkin bisa membuat Anda mengalami shock berat.

*KESALAHAN MENDASAR TENTANG ACTION*

Kesalahan itu adalah, Anda sudah terlanjur meyakini - di sepanjang hidup Anda - bahwa Anda akan mencapai apapun yang Anda inginkan dengan melakukan tindakan. Alias, Anda meyakini bahwa untuk mencapai sukses, Anda harus bertindak.

Inilah kenyataannya:

*Keyakinan Anda itu justru menciptakan yang sebaliknya.*

Dalam konteks ini, Anda telah menomorduakan kekuatan pikiran. 90% orang, ternyata bertindak dalam rangka mengkompensasi berbagai bentuk pemikiran yang tidak tepat.

Maksudnya, nyaris setiap tindakan yang Anda lakukan selama ini, adalah didorong oleh motivasi untuk struggle. Untuk selamat dan untuk survive.

Artinya:

*Nyaris setiap tindakan yang Anda lakukan, sumbernya adalah ketakutan, kekhawatiran, dan keragu-raguan.*

Dalam hal ini, Anda telah memaksa pikiran untuk terealisasikan dalam bentuk nyata melalui berbagai tindakan. Jika keputusan Anda untuk bertindak lebih dominan, maka apa yang akan menjadi fokus Anda adalah *doing*. Dan Anda menjadi lupa akan satu hal, yaitu *being*.

Apa yang akan tercipta dari pemikiran seperti itu, adalah sesuatu yang menyimpang dari tujuan awalnya. Anda merasa akan berbahagia dengan menjadi kaya. Tapi yang tercipta adalah; Anda memang menjadi kaya, tapi tidak berbahagia.

*Being*, adalah syarat pertama dan paling penting di dalam proses penciptaan.

*Ketahuilah bahwa segala sesuatu diciptakan dua kali. Pertama dalam bentuk blue print, dan kedua saat direalisasi menjadi nyata. *

Sebuah bangunan diciptakan dua kali, pertama saat di atas kertas dan kedua saat pembangunan fisik. Di atas kertas, arsitek bangunan itu tidak akan pernah menggambarkan proyeksi bangunan, dengan asumsi bahwa bangunan itu akan segera roboh.

Saat Anda menggambar "blue print" di dalam kepala, Anda bisa menggambarkan diri Anda sebagai orang yang super kaya misalnya. Tentunya, Anda tidak akan pernah menggambarkan bahwa di samping kekayaan itu, diri Anda juga tidak berbahagia.

Jadi, semuanya harus dimulai dengan *being* pada saat ini juga. Mulailah dengan berbahagia. Peganglah itu dengan kuat. Setelah itu, barulah Anda mulai melangkah untuk memanifestasikan bahagia dalam bentuk "menjadi orang kaya". Bukan sebaliknya, "pokoknya Saya mau kaya!" dan menomorduakan bahagia.

Bukankah urutannya adalah *being*, *doing*, baru kemudian *having*?

Ingatlah bahwa kaya tidak sama dengan bahagia. Untuk keduanya, Anda akan mengejar "having". Kaya sekaligus bahagia. Kaya boleh nanti, tapi bahagia? Rugi besar jika Anda menundanya. Dan jika Anda menundanya, maka ia akan segera terlepas dari Anda seumur hidup. Anda akan kaya, tapi Anda tak akan pernah berbahagia. Mengapa demikian?

*INILAH RAHASIANYA*

*Bukanlah tindakan Anda yang menciptakan sesuatu, tapi niat Anda.*

Anda akan bisa meminimalisir tindakan Anda (sehingga Anda lebih santai dan rileks), dengan berfokus pada semangat dan cita-cita - yang dibentuk oleh niat, sampai Anda merasa sudah waktunya untuk bertindak. Sehingga, tindakan itu nantinya tidak dilakukan dengan drive rasa takut, kekhawatiran, dan keragu-raguan. Saya pribadi menyebut ini dengan konsep "TUNGGULAH GONGNYA".

Bagaimana supaya kita bertindak setelah bunyi "gong" dan tidak mendahuluinya?

*Fokuslah pada apa yang Anda inginkan, dan bukan pada apa yang tidak Anda inginkan.*

Dengan fokus itu, Anda akan tahu kapan harus bertindak. Dan saat tindakan itu dieksekusi, maka semuanya akan terasa ringan dan tidak menjadi beban.

Di titik itulah, Anda akan berangkat dari titik departure yang benar, yaitu bertindak bukan dengan dasar rasa takut, khawatir, ragu, atau bahkan hanya sekedar ingin cari selamat alias struggle, melainkan dengan dasar semangat, cita-cita, dan enjoyment. Maka, seluruh alam semesta akan mulai mendukung Anda, dan memberi jalan yang mulus di hadapan Anda.

*UJI KELAYAKAN SEBELUM BERTINDAK*

*Jika Anda sudah fokus pada semangat dan cita-cita, tapi Anda masih merasa grogi dan tidak percaya diri, Anda belum siap bertindak.*

Jika Anda paksakan, semua tindakan Anda akan berubah menjadi beban. Padahal, Anda bisa bertindak tanpa beban, tanpa penghalang, dan tanpa rasa sakit. Sesungguhnyalah, Anda bisa bertindak nothing to lose. Alias Ikhlas. And that's fun of course.

Mendasarkan diri semata-mata pada tindakan, adalah tidak tepat. Tindakan Anda harus dibarengi dengan rasa tanpa beban. Menyenangkan dan nothing to lose. Hanya itulah yang akan membuat lingkungan dan alam semesta mendukung Anda.

Anda harus memperbaiki konsepsi tentang "no pain, no gain". Mengapa? Karena "pain" Anda semestinya berproporsi benar. Memang harus ada "pain", tapi itu tidak berarti bahwa semua bentuk "pain" harus Anda alami terlebih dahulu. "Pain" Anda haruslah worthed dengan "gain" yang Anda cita-citakan.

Jika Anda salah memahami konsep "no pain, no gain" ini, maka tindakan Anda hanya akan berbentuk struggle dan cari selamat saja.

Dan:

*Anytime You are struggling, You are miscreating. *

Jika Anda bertindak untuk struggle dan cari selamat saja, maka Anda akan sangat fokus pada "menghindari sesuatu". Ketahuilah, "sesuatu" yang Anda hindari itulah yang justru akan Anda dapatkan!

Ini menjelaskan fenomena masyarakat miskin di berbagai belahan dunia, yang terus bekerja keras siang dan malam, tapi nasibnya tidak berubah. Mereka, sebenarnya bisa merubah nasib dengan "hanya" merubah niatnya.

Bukankah Anda juga melihat, mereka yang tadinya di bawah, memang terbukti berubah nasibnya dengan merubah niatnya? Lihatlah perubahan nasib pengrajin, yang tercipta karena pergeseran niat dari "mencari sesuap nasi" menjadi "berbagi keindahan". Lihatlah pemenang Kalpataru. Lihatlah penerima penghargaan UKM. Lihatlah fenomena Grameen Bank. Mereka, telah merubah nasibnya dengan merubah niatnya.

Apa berikutnya?

*Tindakan itu perlu, tapi ketahuilah bahwa tindakan adalah komponen terakhir di dalam proses penciptaan.*

Tindakan tidak dapat dijadikan sebagai inisiator dari hasil. Inisiasi adalah fungsi dari being, thought, baru kemudian action. Dengan kata lain, inisiatif-lah yang menentukan hasil. Maka, di sini Anda mungkin perlu memperbaiki konsep tentang inisiatif. Inisiatif bukan hanya ide. Inisiatif adalah paket lengkap dari being, thought, dan action. Inisiatif akan menciptakan vibrasi.

Alam semesta ini adalah vibrasi. Setiap atom dan molekul alam semesta bervibrasi. Atom dan molekul di tubuh Anda juga. Pikiran Anda juga. Pikiran Anda punya frekuensi listrik seperti juga gelombang radio. Dan teori modern telah membuktikan bahwa gelombang itu termanifestasi secara fisik sebagai atom, molekul, dan partikel. Alias, punya bentuk materi juga.

Di dalam alam semesta ini, segala sesuatu diciptakan untuk bisa saling harmoni sehingga seimbang dan tidak hancur. Dengan harmonisasi vibrasi itu, alam semesta bergerak dan berubah. Dengan harmonisasi itu berbagai proses penciptaan lanjutan berlangsung. Termasuk, apapun yang menjadi cita-cita Anda, baik fisik maupun non fisik.

Maka sebelum bertindak, bertanyalah terlebih dahulu pada diri Anda sendiri:

"Bagaimana Saya bervibrasi, harmoniskah dengan vibrasi alam semesta?"
"Sesuaikah dengan tujuan dari penciptaan diri Saya?"
"Sesuaikah dengan tujuan dari penciptaan alam semesta?"*

Bagaimana Anda bisa mengetahui dan mengatakannya? Anda bisa mengetahui dan mengatakannya dengan bertanya pada perasaan Anda. Lebih tinggi lagi, bertanyalah kepada nurani dan kalbu Anda.

*Apa yang Anda rasakan, akan menentukan apa yang akan Anda tarik.*

Dengan hanya berfokus pada apa yang Anda inginkan sesuai perasaan, nurani, dan kalbu Anda, maka alam semesta akan menciptakan satu set situasi dan keadaan khusus, di mana Anda akan bisa bertindak dengan ringan dan tanpa beban, dengan sebuah jaminan akan kesuksesan.

Setting situasi dan keadaan khusus itu, pasti tercipta bersama dengan apapun yang menjadi niat Anda. Alias, setting itu netral sifatnya. Begitulah hukum universalnya.

Dengan kata lain, semudah Anda jatuh, gagal, dan tidak sukses, semudah itu pula sebenarnya, Anda bisa bangkit, berhasil, dan menuai sukses, tanpa perlu terlalu ngoyo dan tergopoh-gopoh, apalagi kemaruk.

*KESIMPULAN*

Hasil Anda tidak ditentukan oleh tindakan Anda. Hasil Anda, ditentukan oleh niat Anda.

Saya Ingin Anda Sukses,
Saya Harus Membuat Anda Sukses.
*(Ini niat Saya.)*

Ikhwan Sopa
Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Makna Kekayaan bagi Manusia

Makna Kekayaan bagi Manusia

Sang Guru bijak, pagi itu menerima kembali tiga murid terbaiknya, yang telah pergi merantau selama tiga tahun. Mereka turun gunung dari kampung ke kampung dan dan dari kota ke kota, untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan dari Sang Guru: Apakah makna kekayaan bagi manusia? Jawaban dari pertanyaan tersebut akan menentukan, siapakah yang akan menjadi pengganti sang Guru kelak.

Maka kini tibalah saatnya bagi mereka untuk menjawab pertanyaan Sang Guru:

Murid Pertama berkata: Ya Guru, setelah tiga tahun merantau, murid sampai pada kesimpulan, bahwa kekayaan adalah akar kejahatan. Dalam perjalanan, murid banyak menjumpai anak manusia yang rela melakukan berbagai kejahatan, melakukan tipu muslihat, kecurangan, perampokan bahkan pembunuhan untuk memperolah kekayaan. Bahkan setelah meraih kekayaan, mereka kemudian menggunakan kekayaan tadi untuk melakukan perbuatan-perbuatan keji. Mereka gunakan kekayaan untuk berjudi, berzina, mabuk-mabukan dan madat. Tidak ada kebaikan sedikitpun dari kekayaan. Demikianlah pengamatan murid, oh Guru.

Sang Guru: Oh menarik sekali pengamatanmu murid. Lalu menurutmu apa yang sebaiknya kita lakukan?

Murid Pertama:

Manusia harus menjauhkan diri dari kekayaan yang merupakan sumber kejahatan ini Guru. Supaya selalu dekat dan ingat kepada Yang Maha Esa, kita harus hidup jauh dari kekayaan. Kita dekatkan diri kita kepada Yang Maha Esa dengan meninggalkan ikatan keduniawian seperti halnya kekayaan ini Guru. Kita harus memurnikan hati kita dengan meninggalkan hal-hal yang dapat membuat hati kita terpaut kepada selain Tuhan Yang Maha Esa. Demikian menurut pendapat murid, oh Guru.

Sang Guru tersenyum: Engkau sungguh memiliki kemuliaan wahai murid pertama. Aku bangga kepadamu.

Murid Kedua:

Mohon maaf Guru, murid punya pendapat yang berbeda. Selama perjalanan, murid banyak berjumpa dengan raja dan saudagar kaya yang sangat dermawan. Mereka membangun tempat ibadah, mereka membangun tempat tinggal untuk orang miskin, mereka menyantuni anak yatim, mereka memberi makanan dan pertolongan untuk orang yang kesusahan. Mereka mencari kekayaan yang sangat banyak, namun juga menggunakannya untuk kebaikan banyak orang. Murid sampai pada satu kesimpulan, bahwa kekayaan adalah sumber kebaikan, yang akan membawa umat manusia kepada kebaikan. Demikian pendapat murid, oh Guru.

Sang Guru: Oh, sungguh luar biasa pengamatanmu muridku. Lalu menurutmu apa yang sebaiknya kita lakukan?

Murid Kedua:

Manusia harus mencari kekayaan sebanyak-banyaknya Guru. Dengan memiliki kekayaan yang cukup, maka manusia dapat menjalani kehidupan dengan sebaik-baiknya. Dengan kekayaan yang cukup maka manusia dapat memperolah pendidikan yang baik, dapat beribadah dengan tenang, dapat bersedekah, dapat menolong keluarga dan sesama manusia yang membutuhkan. Manusia tidak boleh hidup dalam kemiskinan Guru. Kita harus melakukan seganap upaya agar manusia terbebas dari kemiskinan dan memperoleh kekayaan. Demikian pendapat murid.

Sang Guru tersenyum: Engkau adalah samudera kebijaksanaan wahai murid kedua. Aku bangga kepadamu.

Sang Guru berpaling ke Murid Ketiga: Murid ketiga, bagaimana menurutmu?

Murid Ketiga:

Guru, selama perjalanan, murid telah berjumpa dengan orang kaya yang baik, namun ada juga orang kaya yang jahat. Murid bertemu dengan orang miskin yang baik, dan ada orang miskin yang jahat. Murid menjumpai ada orang kaya yang taat beribadah dan selalu ingat pada Tuhan nya, namun ada juga orang kaya yang lupa pada Tuhan. Seperti halnya ada orang miskin yang selalu ingat pada Tuhan, dan ada juga orang miskin yang lupa pada Tuhan.

Sang Guru tersenyum: Jadi apa maksudmu muridku yang baik?

Murid Ketiga: Maksud murid, ternyata kekayaan adalah sekedar alat. Semuanya akan kembali kepada diri kita sebagai manusia. Manusia yang memiliki tujuan hidup yang baik, akan menggunakan kekayaan sebagai alat untuk mewujudkan kebaikan. Demikian maksud murid, oh Guru.

Sang Guru: Lalu menurutmu apa yang sebaiknya kita lakukan?

Murid Ketiga:

Manusia haruslah mengetahui hendak kemana ia akan menuju. Dengan demikian, apa pun yang dimilikinya di dunia ini hanyalah alat, bukan tujuan. Termasuk kekayaan.

Sang Guru: Lalu hendak kemanakah manusia menuju?

Murid Ketiga: Manusia adalah semata ciptaan Yang Maha Esa. Kesanalah semua manusia menuju. Jika manusia menyadari tujuannya, kekayaan dapat menjadi kendaraan untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Esa. Namun jika sebaliknya, maka kekayaan dapat juga menjauhkan manusia dari Yang Maha Esa.

Sang Guru tersenyum: Muridku, sungguh engkau adalah sumber kebijaksanaan dan samudera pengetahuan.

Sang Guru menundukkan kepala menghormat murid ketiga: " Engkaulah Guru baru di perguruan ini". Dan kedua murid yang lain, serentak menunduk hormat pada Murid Ketiga.

Rahasia si Untung, Rezeki dan Kekayaan

Rahasia si Untung, Rezeki dan Kekayaan

Anda pasti kenal tokoh si Untung di komik dan Donal Bebek. Berlawanan dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini.

Betapa enaknya hidup si Untung. Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal. Jika Untung dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang dijalan, pastilah itu si Untung. Jika Anda juga ingin selalu beruntung seperti si Untung, dont worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya.

Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang2 beruntung dengan yang sial.

Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesan nya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.

Misalnya, dalam salah satu penelitian "The Luck Project" ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2 dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa?

Ya, karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi "berhenti menghitung sekarang! ada 43 gambar di koran ini". Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: "berhenti menghitung sekarang dan bilang ke peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!" Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar2 sial.

Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya "scientific" ini, Wiseman menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:

1. Sikap terhadap peluang.

Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan segera bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan?

Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang dan bahkan sering berburuk sangka sehingga tertutup terhadap kemungkinan baru dan peluang baru dalam hidupnya.

Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permata nya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: "Mr. Buffet!" Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permata nya. Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet.

Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.

2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.

Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan "hati nurani" (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih.

Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari "gut feeling".

Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Terlalu berhitung dan bertele-tele atau terlalu menganalisa peluang. Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.

Banyak teman saya yang bertanya, "mendengarkan intuisi" itu bagaimana?

Apakah tiba2 ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu?

Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2 mendengar suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh pingsan.

Karena ini subyektif, mungkin saja ada orang yang beneran denger suara.

Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya:

- Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. "Gue kok tiba2 deg-deg an ya, mau dapet rejeki kali", semacam itu. Badan kita sesungguhnya sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda maknakan. Misalnya Anda kok tiba2 meriang kalau mau dapet deal gede, ya diwaspadai saja kalau tiba2 meriang lagi.

- Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami.

Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu. Beberapa tahun kemudian saya ternyata bekerja di kantor tersebut. Ini masih terjadi untuk beberapa hal lain.

3. Selalu berharap kebaikan akan datang.

Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain.

Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.

4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.

Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya.

Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksimereka. Reaksi orang dari kelompok sial umunya adalah: "wah sial bener ada di tengah2 perampokan begitu".

Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: "untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapet duit".

Apapun situasinya orang yang beruntung pokoknya untung terus.

Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.

Sekolah Keberuntungan.

Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck School.

Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam itu adalah dengan membuat "Luck Diary", buku harian keberuntungan. Setiap hari, peserta harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi.

Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg mereka tuliskan.

Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, mereka semakin sadar betapa beruntungnya mereka. Dan sesuai prinsip "law of attraction", semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi "lucky events" yang datang pada hidup mereka.

Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga bisa beruntung. Termasuk kita semua.

Siap mulai menjadi si Untung?

Rabu, 29 Agustus 2007

Kita memang harus kaya

Kita memang harus kaya

Bagi yang sering mengikuti dakwah Aa Gym, pasti sudah sering mendengar anjurannya bahwa kita sebagai penganut muslim memang harus kaya & kecukupan. Kalau dulu sepertinya kita kok tabu ya bicara tentang kekayaan. Seolah-olah kok terkait dengan kesombongan dan keserakahan. Bahkan untuk bicara tentang 'kaya' seringkali diperhalus menjadi "kecukupan"™.

Namun saat ini, seiring dengan kemajuan budaya komunikasi dan informasi yang terbuka luas, bicara tentang kekayaan kok rasanya biasa saja. Saya sangat setuju sekali bahwa umat Islam harus kaya. Rasulullah pun juga menganjurkan kepada umatnya agar berniaga dan mengumpulkan kekayaan asalkan tetap bertakwa.

Jadi kenapa sebagai muslim kita harus kaya menjadi gamblang logikan berpikirnya.

1. Bayangkan saja, setiap aktivitas ibadah kita sebagai umat Islam pastilah membutuhkan fasilitas-fasilitas termasuk dukungan finansial agar dapat dilakukan secara sempurna. Harus menutup aurat dengan pakaian yang bersih, kalau kita tak punya uang untuk membelinya kan jadi repot. Bagaimana bisa shalat dengan tenang kalau perut lapar, anak menangis minta susu. Bagaimana bisa bersedekah, menyantuni fakir miskin, berhaji ke baitullaah yang memerlukan biaya cukup besar.

2. Bagaimana dapat menyekolahkan anak-anak untuk menuntut ilmu bila tak ada kekayaan sama sekali. Bila generasi penerus kita pendidikannya rendah berarti akses ke bidang intelektual di masa mendatang pun menjadi terhambat, karena pendidikan di era informasi seperti saat ini memerlukan biaya yang sangat tinggi. Padahal pendidikan sangat terkait erat dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada umumnya. Bila pendidikan tidak terjangkau oleh umat karena problem ekonomi tadi maka dampak ke depannya adalah hilangnya generasi Islam yang berkualitas.

So tidak ada salahnya kita mengharap dan bekerja keras menjemput rejeki untuk bisa jadi kaya, asalkan niat dan cara mendapatkannya benar dan halal. Kekayaan bagi kita sangat berguna untuk menopang hidup. Selebihnya bisa dibelanjakan dalam hal kebaikan demi mengharapkan ridha Allah. Semoga.

Endro Wahyu M
TNM-E20 [mastermind Jakarta Timur]
endrowm at yahoo dot com
http://endrowahmar.blogspot.com