Kamis, 18 Oktober 2007

Bangun Bisnis, Jadilah Bos Pemilik Bisnis

Bangun Bisnis, Jadilah Bos Pemilik Bisnis

Sampai saat ini, konsep Robert Kiyoshaki tentang pentingnya orang memasuki dunia bisnis masih dijadikan sumber inspirasi. Jutaan orang berhasil dirubah mindset-nya untuk segera meninggalkan dunia emplyoee (karyawan) menuju business owner.

Jangan terlalu lama jadi orang gajian. Menjadi orang gajian (pekerja/karyawan) di samping penghasilannya terbatas, tetapi juga kebebasannya terbatas: jadi budak uang (kalau tidak kerja tidak dibayar). Tidak hanya jadi budak uang, tetapi budak waktu (hari-harinya) dibelenggu oleh tumpukkan pekerjaan sehingga nyaris tidak ada waktu untuk pengembangan dirinya maupun untuk keluarga. Padahal, semua itu dapat diatasi dengan mudah bila kita mau sedikit merubah mindset dalam melihat uang. Bukan kita yang bekerja untuk uang, tapi uanglah yang bekerja untuk kita melalui investasi (usaha).

Menjadi seorang karyawan, lanjut Kiyoshaki, artinya ia hidup dan bekerja untuk orang lain (bosnya).

Apa lagi kalau yang bersangkutan terlibat hutang kantor untuk keperluan konsumtif, keringat dan bahkan darah digadaikan pada majikan. Berbeda dengan kalau menjadi pengusaha, ia mampu menghidupi orang lain, mampu mengendalikan orang lain sesuai dengan kemauannya.

Sedikit berbeda dengan Kiyoshaki, beberapa mentor Entrepreneur University mengungkapkan alasan mengapa mereka berani keluar dari tempat kerjanya dan segera memulai bisnis. Bukan hanya karena panggilan jiwa, tetapi mereka melihat dunia kerja (swasta dan pemerintah) bak penjara yang kurang sehat yang pengap lingkungan.

Betapa tidak, hari-hari kerja selalu tidak lepas dari gosip, sikut-menyikut, kadang teman jadi lawan hanya karena jabatan. Payahnya lagi, bukannya belajar untuk mengukir prestasi tapi waktu demi waktu nyaris habis untuk ngrumpi, kalau tidak mempergunjing temannya, ya ganti pimpinannya. Kebiasaan hidup yang demikian adalah cara "cerdas" untuk memperbodoh diri.

Menurut hemat saya, orang yang secara totalitas untuk tetap bertahan sebagai karyawan (swasta atau peerintah) tanpa ada usaha sampingan bisnis, suatu saat nanti (pada saat pensiun) akan mengalami tantangan hidup kritis. Tanpa persiapan sejak masih bekerja untuk membuka bisnis, masa pensiun bukannya masa yang menyenangkan seperti yang dibayangkan semula.

Masa pensiun adalah masa kelam yang mengerikan. Saya melihat banyak orang pensiunan yang mengalami depresi, terkena post power syndrom, dan tanpa gairah hidup alias layu (cepat tua sekali). Berbeda dengan mereka yang sejak semula sudah mempersiapkan masa pensiunnya untuk bisnis, tetap terlihat segar dan energik, hidup penuh gairah di masa tua.

Anda perlu berpikir ulang bila totalitas hidupnya hanya untuk perusahaan/kantor. Untuk berpikir ulang (khususnya karyawan kelas bawah) bila waktu senggangnya hanya habis untuk memanjakan diri.

Pertanyaan kritis yang perlu diajukan adalah :
1. Apakah perusahaan/kantor Anda tengah memperiapkan Anda secara sistematis untuk masa pensiun?
2. Atau perusahaan Anda hanya mengekspoitasi hidup Anda sehingga Anda merasa "dipenjara" oleh pekerjaan lalu dicampakan begitu saja ketika usia pensiun?

Bila itu terjadi, kita pantas bersedih. Di usia pensiun mestinya tinggal menikmati hidup malah kesengsaraan yang terjadi: "dicampakan" dengan alasan sudah tidak produktif lagi. Maka agar yang demikian tidak terjadi, membangun sendiri kerajaan bisnis sejak dini jauh lebih rasional, kalau tidak ingin terlunta-lunta hidupnya di masa tua (pensiun).

Sampai di sini perlu saya ingatkan lagi apa yang dikatakan oleh Kiyosahaki di atas bahwa dunia kerja adalah dunia hidup untuk orang lain. Yang bekerja di perusahaan swasta, hidupnya diabdikan untuk sang majikan: gaji dan pola hidup ditentukan oleh sang majikan; yang bekerja di pemerintahan (PNS, pegawai negeri sipil) juga mengalami nasib yang sama: hidup untuk mengabdi, setelah tua silakan "kembali"ke rumah alias pensiun.

Jabatan struktural di swasta dan di pemerintahan memang menjanjikan. Paling tidak gajinya dari segi pendapatan dan fasilitas. Tetapi perlu diingat bahwa semua itu bukan milik Anda. Jabatan dan fasilitasnya yang diterima adalah milik Pemilik Perusahaan itu sendiri bila Anda bekerja di swasta; dan milik publik bila Anda bekerja di pemerintahan.

Apa artinya? Artinya bahwa jabatan yang Anda kejar dengan segala daya upaya itu sesungguhnya adalah milik orang lain. Pesan yang terkandung didalamnya adalah nasib Anda ditentukan oleh pemilik perusahaan, sehinga kalau dipandang tidak cocok lagi, atau tidak produktif lagi Anda diberhentikan (pensiun). Dan segera diganti oleh orang lain. Alangkah tragisnya hidup ini bila setelah bekerja keras, akhirnya hanya untuk orang lain.

Berbeda dengan bila Anda bangun usaha sendiri. Katakanlah mulai hari ini Anda memulai bisnis, maka mulai hari ini juga Anda sedang membangun sebuah "kerajaan"bisnis sendiri. Segala modal, pikiran, tenaga dan waktu Anda curahkan untuk diri Anda sendiri, demi kerajaan (impian) Anda sendiri. Bila berhasil nanti, semua jerih payah akan Anda nikmati sampai anak cucu. Tidak ada yang berani memberhentikan Anda, tak Ada yang berani mencampakkan Anda, kecuali kehendak Tuhan.

Bila karir di perusahaan/pemerintah ada batas-batasnya, kenapa kita tidak bangun bisnis sendiri? Bangun bisnis ibarat bangun "kerajaan" bisnis sendiri.

Sumber: Waidi, Pengelola EU Purwokerto, Trainer dan Penulis buku-buku NLP: "The Art of Re-engineering Your Mind for Success" (best seller), dan buku "Jangan Mau Seumur-umur Dibodohi Diri Sendiri", dosen Entrepneurship UNSOED.

Iklan Bisnis yang Boombastis, Lucu dan Aneh

Awas! Iklan Bisnis yang Boombastis, Lucu dan Aneh

Saat mampir ke beberapa situs iklan baris, Saya sering melihat iklan baris yang lucu dan aneh. Contohnya seperti iklan berikut ini;

Dapatkan pasif income tanpa harus cari downline, Hanya dengan Rp xx.000,- dapatkan Rp x juta tiap hari tanpa harus rekrut downline, tanpa harus jualan/seminar. Klik http://blablabla.com/?id=blabla

Lihat iklan diatas, kelihatan aneh dan lucukan? Katanya bisa dapat pasif income tanpa harus cari downline, tapi si pemasang iklan sendiri semangat beriklan yang tujuannya jelas buat cari downline. Katanya tanpa harus jualan tapi dia sendiri beriklan "menjual" bisnisnya agar dapat member/downline. Sangat kontradiktif, iya kan?

Selain contoh iklan diatas, ada banyak lagi iklan yang "menyesatkan" apalagi yang di ikuti janji-janji muluk nan boombastis yang SALAH BESAR. Dikatakan Anda tak perlu promosi, tak perlu merekrut, di bilang tak perlu mencari member. Padahal jelas-jelas bisnis yang ditawarkan adalah bisnis mlm, bisnis afiliasi, bisnis member get member, bisnis networking, jenis bisnis yang jelas-jelas dan tentunya sangat diperlukan usaha promosi/merekrut member. Iklan-iklan seperti ini justru "menyuburkan" sikap pemalas karena orang akan ikutan bisnis hanya karena ingin kaya mendadak dengan cepat tanpa disertai usaha keras yang nyata.

Coba bayangkan, jika KFC, Coca cola dan McDonald yang sudah sangat terkenal saja terus-terusan beriklan, terus saja berpromosi. Maka tentunya Bisnis online yang Anda jalankan, JELAS LEBIH PERLU BERIKLAN. Jika Anda percaya dan terbujuk dengan iklan-iklan diatas, misalnya anda join di sebuah bisnis afiliasi/mlm/networking lalu anda diam saja tanpa melakukan promosi atau usaha merekrut downline. Maka Anda pasti tidak akan mendapatkan apa-apa di bisnis tersebut. Anda telah termakan kata-kata tidak perlu beriklan, tidak perlu merekrut member.

Hidup adalah tentang Networking, hidup adalah tentang MENJUAL, tentang PROMOSI, tentang Berurusan dengan orang-orang. Lihat lah di TV, Radio, Koran, Tiang Listrik, Banner di Plaza, semua tentang iklan untuk menjual produk/jasa/bisnis. BerIklan akan selalu lebih menguntungkan, dari pada termakan propaganda tak perlu beriklan.

Kemampuan menjual adalah kemampuan yang paling penting dalam hidup ini. Seorang guru yang baik adalah yang mempunyai kemampuan "menjual" ilmu yang dimilikinya agar bisa diserap dan dimengerti oleh murid-muridnya. Bahkan para Nabi atau Rosul juga harus mempunyai kemampuan "menjual", kemampuan "promosi" dan kemampuan merekrut atau "mencari member" agar ajaran yang disampaikannya bisa dianut oleh sebanyak mungkin umat manusia.

Kalau Anda sudah tau THE POWER OF IKLAN, mengapa tidak mengoptimalkan iklan Anda dengan cara yang mudah, murah bahkan mungkin gratis, namun tetap efektif, bahkan dapat tersebar otomatis oleh setiap member atau sponsor Anda ?

Salam SUKSES Penuh SEMANGAT.. :)

Joko Setiawan
surgaweb at gmail dot com
085643791942
http://belajaronmarketing.blogspot.com

Jika Anda KARYAWAN SWASTA atau PEGAWAI NEGERI SIPIL

Jika Anda KARYAWAN SWASTA atau PEGAWAI NEGERI SIPIL

Seseorang yang memiliki pekerjaan tetap, gaji bulanan tetap dan Jabatan/Pangkat yang bisa ditunjukkan ke Tetangga atau Masyarakat sebagai symbol/status.

Enaknya di posisi ini adalah sudah memiliki penghasilan tetap/pasti setiap bulannya, memiliki jabatan/symbol status di masyarakat, memiliki pekerjaan yang di idam - idamkan banyak orang dan memiliki kepercayaan diri yang stabil.

Bagi Karyawan/Pegawai golongan menengah keatas akan lebih nyaman lagi, Gaji Besar, Banyak Tunjangan dan Fasilitas Perusahaan, Banyak Relasi/networking.

TIDAK enaknya menjadi Karyawan/Pegawai Negeri adalah Jadwal bekerja harus mengikuti aturan, datang pagi pulang sore/malam, punya Atasan/Boss yang cerewet , Punya beban kerja yang besar, Tanggung jawab kerja yang melimpah dan tidak adanya overtime/uang lembur hingga jika sudah sibuk dengan jadwal dan tugas kerja maka waktu untuk berkumpul dengan keluarga tercinta akan sangat berkurang.

Jutaan orang di Indonesia yang telah memiliki Pekerjaan Tetap masih merasa dirinya belum aman/belum merasakan kenyamanan dalam hidupnya.

Coba pikirkan, berapa kali anda naik gaji tiap tahun ? berapa kali anda naik Jabatan tiap tahun ? kemudian sinkron - kan dengan Program Pemerintah :

Berapa kali kenaikan harga kebutuhan pokok ? berapa sering kenaikkan BBM , tarif Listrik, tarik air minum, tarik telepon, tarik tol, tarif pajak dll.

Masih mengandalkan Gaji bulanan ? sebaiknya jangan !

Apa langkah yang terbaik yang bisa dilakukan oleh para Karyawan/Pegawai ?

1. Berpikir Positif & Optimis

Berpikir positif sangat penting saat anda menjalani rutinitas kerja tiap hari, tetap semangat dan terus bekerja keras. Semakin semangat anda bekerja , semakin besar keberanian anda untuk Sukses & berjaya.

2. Skala Prioritas

Prioritaskan pekerjaan anda berjalan baik, Boss/Atasan anda senang dan Anda bisa mengatur waktu/pola kerja anda dengan sebaik - baiknya. Ada waktunya kerja serius, ada waktunya istirahat dan menggunakannya untuk mencari informasi/peluang kerja.

3. Target Anda

Targetkan diri anda untuk sesuatu hal besar. Anda harus memiliki sumber penghasilan lain di luar Gaji bulanan. Pikirkan , pekerjaan extra apa yang sesuai dengan anda ? Jauhkan pekerjaan anda dari kolusi, korupsi dan nepotisme.

4. Menghitung Uang Anda

Hitung berapa banyak uang di Tabungan anda, berapa tempat investasi anda ? berapa banyak uang yang anda siapkan untuk memulai usaha/bisnis baru ?

5. Semangat Memotivasi Keluarga

Motivasi anak anda, keluarga anda untuk tujuan dan harapan yang anda inginkan. Miliki Program keluarga seperti : membeli Komputer dan akses Internet dari rumah.

Selama anda bekerja di kantor , Manfaatkan akses Internet tersebut untuk Belajar Bekerja dan ikuti bisnis online di Internet. Atur waktu anda sebaik mungkin, agar tidak berbenturan dengan tanggung jawab pekerjaan anda dari pihak perusahaan.

Minum Vitamin, Food Supplement, Olahraga dan Tidur yang cukup, tenangkan pikiran anda, kemudian mulailah untuk belajar serius tentang ' Potensi Internet untuk Lapangan Kerja Anda '. Pekerjaan - pekerjaan apa yang bisa anda lakukan di Internet ?

Sangat Banyak ! Banyak sekali bisnis di Internet yang bisa anda jalankan dari Kantor ataupun Rumah, ada beberapa usaha seperti : Bisnis Reseller, Afiliasi, Networking, MLM online, Forex Online Trading , Currency Exchange , Stock Market Trading, Network Marketing, Web Design, High Yield Investment, Arisan plus Investasi, Internet Autosurf Program dan masih banyak lagi.

Berapa penghasilan yang anda akan dapatkan ? itu semua tergantung dari kegigihan anda , ketekunan anda dan kepandaian anda untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Pergunakan AKSES INTERNET anda di Kantor yang notabene fasilitas Gratis dari Perusahaan untuk anda mencari sumber Extra Income dari Bisnis - bisnis yg ada di Internet. Asyik khan ? Asal jangan ketahuan atasan saja. :)